![]() |
| Brigadir DuaTarum Aji Saputri.[Tribrata] |
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Brigadir Dua Tarum Aji Saputri adalah anggota Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Karanganyar, Jawa Tengah. Oleh pimpinan, Bripda mendapat penghargaan khusus. Selain sebagai anggota Reskrim, juga karena aktivitasnya di sela menjalankan tugas-tugas penegakan hukum. Yaitu mengajar anak-anak mengaji.
Kegiatan mengajar mengaji ini, sebenarnya sudah lama dilakukan. Sebelum Ramadhan, kegiatan mengaji hanya dilakukan tiga kali dalam seminggu. Begitu puasa tiba, Bripda Tarum Aji dan lima rekan lainnya harus meluangkan waktu setiap harinya untuk mengenalkan huruf-huruf hijaiyah kepada anak-anak di kompleks asrama Polres Karanganyar.
![]() |
| Bripda Tarum Aji saat mengajar ngaji.[tribrata] |
“Jumlahnya ada 20 anak. Semuanya anak-anak dari asrama. Usianya mulai dari TK (Taman Kanak-Kanak) sampai SD (Sekolah Dasar),” ujar Polwan berjilbab itu.
Tugas di bidang reskrim dan mengajar ngaji adalah dua hal yang berbeda. Secara sederhana, yang pertama bisa dibilang sebagai tugas untuk menghadapi orang-orang jahat. Sedang yang kedua adalah tugas yang berhadapan langsung dengan mereka yang ingin menjadi baik. Dangan kata lain, yang pertama berusaha menciptakan keamanan dan yang kedua megejar keamanan di akhirat.
Bripda Tarum Aji mengaku bahagia menjalankan keduanya. Persoalan waktu tak jadi masalah, karena tugas yang kedua dapat dikerjakan setalah tugas yang pertama selesai.
“Yang penting profesional saja. Dan kalau dijalankan dengan ikhlas, pasti tak ada masalah. Lagi pula muridnya masih sedikit, nanti kalau semakin banyak mungkin kita bisa minta bantu ustadz dari luar. Sejauh ini masih bisa kita tangani sendiri,” katanya saat ditemui Tribratanews.com di Mabes Polri akhir pekan ini.
Besar harapan Bripda Tarum Aji, yang sejak kecil memang bercita-cita menjadi polwan ini, agar apa yang dilakukan dapat menimbulkan kesan baik di mata masyarakat. “Kami ingin menanamkan citra polisi yang lebih humanis di mata masyarakat,” katanya.[iman firmansyah/Tribrata]


No comments:
Post a Comment