| Ilustrasi tanah longsor (REUTERS / Angkatan Udara Kolombia) |
RADARINDONESIANEWS.COM JAKARTA - Lebih dari 2.000 petugas dikerahkan untuk mencari warga yang selamat dari bencana alam tanah longsor di Tiongkok. Dilansir dari BBC, Senin, 16 November 2015, tanah longsor yang terjadi pada Jumat malam pekan lalu telah menewaskan setidaknya 25 orang dan mengubur sekitar 30 rumah penduduk.
Hujan lebat yang mengguyur wilayah desa Lidong, Provinsi Zhejiang, menyebabkan tanah longsor yang membawa lumpur serta bebatuan dalam waktu sekejap. Dilaporkan saat ini sebagian desa masih terendam banjir, sehingga menyulitkan proses pencarian dan penyelamatan dari 12 orang yang dinyatakan hilang.
“Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan anjing pelacak serta mesin. Tidak hanya itu, dokter dan psikologis juga dikerahkan ke tempat penampungan untuk membantu anggota keluarga korban bencana alam,” kata seorang pejabat setempat.
Media lokal melaporkan, sebagian sebagian besar warga yang hilang adalah anak-anak dan orang tua. Pemerintah sudah menyatakan akan memberikan kompensasi bagi warga yang kehilangan rumah dalam tragedi ini. (one)[vv]
No comments:
Post a Comment