![]() |
| Irjen Pol Anton Setiadji saat resmikan "Brigadir Kampung Inggris". [Taufiq/radarindonesianews.com] |
"Tujuan pembentukan ini menciptakan suasana di kampung inggris menjadi harmonis serta kondusif. Anggota nanti bisa fasih Bahasa Inggris, sehingga jika ditugaskan pada misi internasional misalnya PBB bisa berjalan," katanya ditemui dalam kegiatan kunjungan kerjanya di Polres Kediri, Senin (16/11).
Ia memberikan apresiasi pada program yang dibentuk Polres Kediri mengingat segala bentuk kejahatan bisa saja terjadi. Terlebih lagi di kampung inggris yang notabene tempat pendidikan. Di tempat ini, ribuan pelajar maupun masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia belajar Bahasa Inggris.
Ia berharap, dengan pengamanan yang ketat ini, baik anggota maupun masyarakat juga sigap mengetahui setiap tamu yang datang di daerah mereka. Pengamanan itu sebagai upaya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, misalnya menjadi korban kejahatan.
"Makanya dengan Brigadir Kampung Inggris ini, harapan kami baik anggota maupun masyarakat bisa menetralisir, bisa tahu siapa yang menginap di situ," ujarnya.
Program Brigadir Kampung Inggris di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri ini menjadi program percontohan dari Polres Kediri. Sebanyak 21 anggota polisi diberi tugas untuk pengamanan di kampung inggris ini. Mereka akan berjaga di daerah itu, secara bergantian.
Selain menggunakan sepeda motor untuk patroli, mereka juga memanfaatkan sepeda angin. Semua keperluan anggota untuk patroli keamanan sudah disiapkan oleh kepolisian.
Kapolres Kediri AKBP A Yusep Gunawan mengemukakan kerawanan tindak kejahatan bisa saja terjadi di daerah ini, seperti pencurian kendaraan bermotor, peredaran narkoba, hingga kecelakaan lalu lintas.
"Alasan utama adalah keinginan kuat Polres Kediri untuk menciptakan keamanan di kampung inggris, mengingat daerah ini adalah ikon Kota Pare yag sudah dikenal secara nasional sebagai kampung wisata pendidikan yang aman dan nyaman," ungkapnya.
Dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Jatim juga memberikan apresiasi berbagai program yang dilakukan oleh polres. Ia memberikan motivasi pada anggota agar bersemangat dalam menjalankan tugasnya.
Drs Nur Akhlis Sebagai Direktur Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris EECC Pare merasa bersyukur adanya Brigadir Kampung Inggris. Menurutnya, lahirnya Brigadir Kampung Inggris setelah adanya diskusi dari berbagai pihak untuk memberikan kenyamanan para pelajar. Dari diskusi tersebut disambut baik oleh Kapolres Kediri dengan mendirikan Brigadir Kampung Inggris.
“Semoga Program ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di sekitar lembaga pendidikan bahasa Inggris dan juga memberikan kenyamanan bagi para pelajar,” ujarnya.
Sementara itu Taufiq Direktur Eksekutif LSM APeL Kediri, memberi Apresiasi yang tinggi kepada Kapolres Kediri AKBP A Yusep Gunawan atas ide berliannya dengan membuat Brigadir Kampung Inggris.
“Tentunya kami memberi apresiasi kepada Kapores Kediri yang telah membuat Brigadir Kampung Inggris di wilayah Kota Pare yang merupakan pusat para terpelajar mencari Ilmu Bahasa, mengingat daerah tersebut membutuhkan rasa aman dan nyaman. Namun kami perlu sedikit memberi saran kepada Kapolres Kediri, agar para Brigadir Kampung Inggris juga dibekali kemampuan Bahasa Inggris”Pungkas Taufiq. (TDK)

No comments:
Post a Comment