RADARINDONESIANEWS.COM, SEKADAU - Pelaksanaan Pemilukada tahun 2015 harus benar-benar aman dan lancar. Untuk itu, sejak dini perlu dilakukan langkah antisipasi. Wakapolres Sekadau, Kompol Catur Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah siap untuk mengamankan pilkada serentak pada Desember mendatang.
“Kami koordinasi dengan KPU dan juga Panwaslu untuk memetakan daerah rawan konflik,” ungkap Catur.
Menurut pemetaan pihaknya, lanjut Catur, titik rawan konflik pada penyelenggara pemilu ada di beberapa wilayah. Yang paling riskan adalah di kawasan yang berdekatan dengan perbatasan wilayah, contohnya di Desa Sunsong yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang. Namun demikian, Polres akan tetap melakukan koordinasi dengan KPU dan Panwaslu untuk memetakan titik rawan pada perhelatan pemilukada.
“Kami koordinasi dengan KPU dan juga Panwaslu untuk memetakan daerah rawan konflik,” ungkap Catur.
Menurut pemetaan pihaknya, lanjut Catur, titik rawan konflik pada penyelenggara pemilu ada di beberapa wilayah. Yang paling riskan adalah di kawasan yang berdekatan dengan perbatasan wilayah, contohnya di Desa Sunsong yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang. Namun demikian, Polres akan tetap melakukan koordinasi dengan KPU dan Panwaslu untuk memetakan titik rawan pada perhelatan pemilukada.
“Pemilu kali ini kan pasti ada penambahan, baik DPT maupun TPS. Oleh karena itu kami selalu koordinasi dengan KPU daerah mana saja yang akan dipertebal kemanannya nanti,” jelasnya.
Adapun beberapa awasan rawan konflik pemilu diantaranya di daerah pemilihan Sekadau IIyakni wilayah Nanga Taman, Nanga Koman, dan Sunsong (perbatasan Sintang) dinilai perlu perhatian khusus. Sementara di Dapil I di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, daerah-daerah rawan meliputi wilayah Mungguk, Landau Kodah, Timpuk , dan Peniti. Sedangkan wilayah Dapil 3 diantaranya kawasan SP 8 Pateh, dan Sebetung. Daerah-daerah tersebut rawan terjadi penggelembungan suara dan juga pemilih ganda.
“Kami juga mencocokkan data bersama KPU dan Panwaslu untuk mengkategorikan wilayah-wilayah rawan tersebut,” pungkas Kompol Catur.[Ya]
Adapun beberapa awasan rawan konflik pemilu diantaranya di daerah pemilihan Sekadau IIyakni wilayah Nanga Taman, Nanga Koman, dan Sunsong (perbatasan Sintang) dinilai perlu perhatian khusus. Sementara di Dapil I di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir, daerah-daerah rawan meliputi wilayah Mungguk, Landau Kodah, Timpuk , dan Peniti. Sedangkan wilayah Dapil 3 diantaranya kawasan SP 8 Pateh, dan Sebetung. Daerah-daerah tersebut rawan terjadi penggelembungan suara dan juga pemilih ganda.
“Kami juga mencocokkan data bersama KPU dan Panwaslu untuk mengkategorikan wilayah-wilayah rawan tersebut,” pungkas Kompol Catur.[Ya]

No comments:
Post a Comment